Cara Membuat Batagor Sederhana, Bisa Untuk Ide Usaha

Indonesia, negara dengan ribuan suku bangsa tak hanya kaya budaya dan panorama alam yang mempesona, namun setiap daerah di Indonesia juga memiliki

Indonesia, negara dengan ribuan suku bangsa tak hanya kaya budaya dan panorama alam yang mempesona, namun setiap daerah di Indonesia juga memiliki minuman, makanan pokok, kudapan yang menjadi ciri khasnya. Meski sebagian bahan bakunya adalah bahan pokok asli daerah tersebut sebagai hasil bercocok tanam, tak jarang sebagian besar bahannya mudah ditemukan di seluruh nusantara atau tinggal diganti bahan yang serupa.

Cara Membuat Batagor Sederhana, Bisa Untuk Ide Usaha

Kekayaan kuliner nusantara ini tanpa disadari menjadi salah satu sumber mata pencaharian penduduk hingga obyek wisata kulibner bagi para pelancong. Seperti masakan Padang, saat ini jika kita yang berjarak ratusan kilometer dari daerah asalnya, tiba-tiba ingin mencicipi gulai otak atau sambal hijau khas Padang, tak perlu membeli tiket pesawat lalu terbang ke Sumatra karena restoran Nasi Padang sudah tersebar hampir di seluruh kota di Indonesia. Begitu juga halnya dengan Batagor, dikenal sebagai makanan khas Sunda (Bandung) sekarang penjual Batagor dapat mudah ditemui di sekitar kita. Apalgi cara membuat batagor yang mudah membuat kuliner ini mudah ditemui.

Batagor sebenarnya adalah singkatan dari Bakso Tahu Goreng, sesuai dengan bahan dasar dan cara membuatnya: tahu yang dibentuk menjadi bakso kemudian digoreng. Konon Batagor tercipta secara tidak sengaja. Adalah penjaja keliling bakso tahu di tahun 1970-an bernama Isan yang biasa berkeliling di daerah sekitar jalan Kopo Bandung, suatu hari sedang dilanda bingung karena jualan bakso tahunya kurang laku dan masih tersisa banyak sekali, jika disimpan dan dijual keesokan harinya sama halnya ia mengecewakan pelanggan dengan menjual barang sisa kemarin yang rasanya tentu tidak lezat, jika dibuang berarti uang yang terpakai untuk membeli bahan turut terbuang percuma.

Akhirnya timbul ide Isan untuk menggoreng sisa bakso tahu dan dibagikan kepada para tetangganya. Tak diduga para tetangga menyukai tahu bakso goreng tadi, hal tersebut membuat Isan terinspirasi untuk mencoba menjual bakso tahu goreng sebagai menu tambahan di samping bakso tahu yang biasa dijualnya. Di luar dugaan, pelanggannya ternyata lebih menyukai bakso tahu yang telah digoreng daripada bakso tahu biasa. Isan pun memutuskan untuk lebih berkonsentrasi berdagang bakso tahu yang digoreng daripada bakso tahu biasa, ia mulai berkreasi menciptakan hal-hal yang menambah cita rasa bakso tahu goreng (yang kemudian disebut Batagor oleh pelanggannya) dengan cara mencampurkan fillet ikan dan udang. Kemudian ia juga bereksperimen membuat saus kacang sebagai pelengkap Batagor. Sukses besar yang diraup Ihsan dalam bisnis kuliner Batagor mendorong orang lain untuk mengikuti jejaknya berjualan Batagor.

Bahan dasar pembuatan Batagor adalah tepung terigu dicampur tahu dan paling nikmat disantap dalam keadaan hangat segera setelah diangkat dari penggorengan. Melengkapi Batagor hangat adalah saus kacang tanah yang dibubuhi sedikit cuka. Batagor kini bukan hanya milik masyarakat Sunda karena penjual Batagor bertebaran di mana saja, dari penjual Batagor keliling yang mangkal di depan sekolah hingga Kios Batagor di Pujasera. Biasanya penjual Batagor juga berjualan Siomay, mungkin karena keduanya kebetulan berbumbu kacang sehingga si abang atau nona penjualnya bisa meraup keuntungan dalam sekali jalan.

Mengikuti perkembangan selera pasar dan berkat kreativitas pecinta kuliner, Batagor tidak hanya melulu berisi tahu namun dikombinasikan dengan fillet tenggiri atau udang cincang. Membuat Batagor sendiri sebenarnya mudah dilakukan, dengan waktu mempersiapkan bahan sekitar lima belas menit dan proses memasak tigapuluh menit kita bisa menikmati Batagor homemade sesuai selera dan tentunya porsinya berlimpah dengan biaya yang cukup murah. Selain itu, kudapan yang dimasak sendiri pasti lebih higienis karena kita bisa memantau sendiri proses pembuatannya.

Cara Membuat Batagor Sederhana

Bahan Dasar

  1. 5 potong Tahu putih berkualitas ( dalam bentuk kubus berukuran 8x8cm, bisa diiris/dibelah dua menjadi bentuk segitiga)
  2. 50 Gram daging ayam yang dicincang halus (jika suka citarasa ikan tenggiri bisa diganti dengan 100 Gram fillet ikan tenggiri yang digiling halus)
  3. 3 sdm Tepung kanji (Tapioka)
  4. 1 butir telur, kocok lepas
  5. 100 Gram udang, kupas, bersihkan, cincang halus
  6. 1 sendok teh minyak wijen
  7. 2 batang daun bawang, dicincang halus
  8. ½ sendok teh merica halus
  9. 1 sendok teh garam halus
  10. Minyak goreng secukupnya
  11. 100 ml air
  12. Bagi yang suka bisa ditambahkan kulit pangsit siap goreng (untuk kemudian diisi dengan adonan Batagor)

Bahan Pelapis (Pencelup) Tahu

  1. 50 Gram Tepung terigu
  2. 1 butir telur, kocok lepas
  3. 100 mL air matang

Campur ketiga bahan pelapis ini, uleni hingga menyatu sempurna

Bahan Bumbu Halus (saus kacang)

  1. 150 gram kacang tanah yang sudah digoreng kemudian dihaluskan
  2. 2 siung bawang putih, haluskan
  3. 2 buah cabe merah yang telah digoreng dan dihaluskan
  4. 1 sendok teh garam halus
  5. 1 sendok teh gula pasir
  6. Air matang secukupnya

Campur bahan saus kacang tersebut diatas, uleni hingga rata, panaskan sebentar hingga mendidih dan mengental

Saus (Sambal) Cuka

  1. 1 sendok teh cuka masak
  2. 100 mL air matang

Campur dan aduk rata

Cara Membuat Batagor

  1. Keruk bagian tengah tahu yang telah dibelah dua hingga berbentuk segitiga, jaga agar kulit tahu tidak rusak. Haluskan tahu hasil kerokan tadi untuk dicampur dengan bahan lainnya
  2. Campur daging ayam cincang (atau fillet tenggiri), tepung tapioca, telur yang telah dikocok lepas, udang cincang, minyak wijen, daun bawang, merica halus, garam halus masukkan air kemudian tambahkan tahu yang telah dihaluskan, aduk dan uleni hingga rata. Adonan ini dibagi dua.
  3. Campuran tahu dan adonan lainnya dimasukkan ke dalam cekungan tahu yang telah dikerok lalu dikukus dalam loyang selama lebih kurang 20 menit angkat, kemudian dinginkan.
  4. Sisa adonan tahu yang telah dicampur bahan lain dimasukkan ke dalam kulit pangsit yang dibeli dalam bentuk jadi, lipat, dan rekatkan ujung kulit pangsit dengan air
  5. Masukkan tahu kukus ke dalam adonan pencelup.
  6. Menggunakan minyak secukupnya goreng kedua adonan, baik yang telah dimasukkan dalam kulit pangsit atau adonan tahu yang telah dikukus dan dicelup dalam adonan pelapis.
  7. Pastikan seluruh bagian Batagor tercelup seluruhnya, goreng hingga matang, ditandai dengan warnanya yang kekuning-kuningan.
  8. Angkat dan tiriskan
  9. Siram dengan saus kacang, tambahkan saus cuka
  10. Sajikan hangat-hangat, bagi penyuka rasa manis bisa ditambahkan kecap manis

Kandungan Gizi Dalam Batagor

Batagor tak lagi menjadi trademark Bandung (Sunda) ia telah menjelajah nusantara karena terkenal dengan citarasanya yang istimewa. Selain lezat, kudapan Batagor juga sangat sehat karena berbagai bahan pembuatnya mengandung protein (dari telur, ikan, udang dan ayam), lemak (dari ayam dan minyak) serta karbohidrat (tepung). Dalam satu porsinya Batagor mengandung energy sebesar 327 kalori, Lemak 17 Gram, Protein 16,1 Gram, Karbohidrat 29,3 Gram. Batagor juga tak hanya berfungsi sebagai kudapan, sebagian masyarakat menjadikannya lauk yang bisa disajikan dengan lontong atau nasi, menjadi hidangan makan siang atau makan malam yang lezat.